Pemkab Banjar Terus Matangkan Persiapan PSBB

Share it:
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Gugus Tugas Penanganan Bencana Non-Alam Covid-19 kembali menggelar video conference bersama awak media yang tegabung dalam Jurnalis Banjar di Command Center Barokah, Rabu (29/4/2020).

Dipimpin Sekda Kabupaten Banjar HM Hilman, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Diaduddin, Dadim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto, serta Eddy Elminsyah Jaya Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Juru bicara Gugus Tugas Tanggap Darurat Kabupaten Banjar dr. Diauddin, menyampaikan Update data terbaru Senin, 4/5/2020. Pukul 14.00 WITA bahwa jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) 74 orang. Pasien Dalam Pantauan (PDP) 4 orang, Kasus Terkonfirmasi (positif) yang masih dalam perawatan 9 orang, Kontak Erat Berisko Tinggi 128 orang, yang sembuh 5 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Pada kesempatan itu HM Hilman menyampaikan terkait persiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Banjar. Pihaknya sudah menyiapkan Jaring Pengaman Sosial berupa bantuan pangan untuk 30.100 kepala keluaga di enam kecamatan.

“Diharapkan dengan bantuan ini, nantinya mayarakat selama 14 bisa benar benar dirumah agar penerapan PSBB kita dapat berjalan optimal, semuanya sudah siap di gudang Dinas Sosial Kabupaten Banjar, kita tinggal menunggu penetapannya.” Harapnya.

Sementara itu Dandim 1006/Martapura menyampaikan persiapan penempatan posko Pengamanan Perbatasan (Pamtas) pada titik yang berbatasan langsung dengan Banjarmasin maupun Banjarbaru.

 “Nantinya total ada 12 titik, 5 titik dijaga Polres Banjarbaru, 4 titik dijaga Polres Banjar dan 3 titik akan dijaga bersama antara Polres Banjar dan Polres Banjarbaru.” Ungkapnya

Sebelum menutup video conference Eddy Elminsyah Jaya yang juga sebagai moderator berharap dengan diadakan video conference secara rutin dapat membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai Covid-19.

“Semoga vidcon dan hadirnya rekan rekan jurnalis dapat membantu masyrakat untuk mendapat informasi yang benar, cepat dan akurat terkait covid-19 serta dapat mengindari terjadinya miss komunikasi dimasyarakat.” Harapnya (McBanjar/Agus)
Share it:

banjarkab

Post A Comment:

0 comments: